Senin, 02 Oktober 2023

Macam-macam kecelakaan kerja

 Menurut ILO, kecelakaan kerja diklasifikasikan menjadi 4 golongan, yaitu:

a.  Klasifikasi menurut jenis kecelakaan
                 Menurut jenis kecelakaan, kecelakaan diklasifikasikan sebagai                            berikut:

1)       Terjatuh

2)       Tertimpa benda

3)       Tertumbuk

4)       Terjepit

5)       Gerakan melebihi kemampuan

6)       Pengaruh suhu

7)       Terkena arus listrik

8)       Terkena bahan-bahan bernahaya/radiasi

b.  Klasifikasi menurut penyebab kecelakaan

1.         Mesin

2.         Alat angkut

3.         Peralatan lain seperti dapur pembakan atau pemanas, instalasi listrik

4.         Bahan-bahan zat kimia atau radiasi

5.         Lingkungan kerja misal di ketinggian atau kedalaman tanah

c.  Klasifikasi menurut Sifat Luka / Kelainan

1)       Patah tulang

2)       Dislokasi ( keseleo )

3)       Regang otot (urat)

4)       Memar dan luka dalam yang lain

5)       Amputasi

6)       Luka di permukaan

7)       Geger dan remuk

8)       Luka bakar

9)       Keracunan-keracunan mendadak

10)   Pengaruh radiasi

11)   Lain-lain

d. Klasifikasi menurut letak kelainan atau cacat di tubuh

1)       Kepala

2)       Leher

3)       Badan

4)       Anggota atas

5)       Anggota bawah

6)       Banyak tempat

7)       Letak lain yang tidak termasuk dalam klsifikasi tersebut.

( http://qhseconbloc.wordpress.com/2011/11/23/penyebab-kecelakaan-kerja/. Diakses 8 juni2012)

Secara umum penyebab kecelakaan di tempat kerja adalah sebagai berikut: 

a.       Kelelahan (fatigue)

b.      Kondisi tempat kerja (enviromental aspects) dan pekerjaan yang tidak aman (unsafe working condition)

c.       Kurangnya penguasaan pekerja terhadap pekerjaan, ditengarai penyebab awalnya (pre-cause) adalah kurangnya training

d.      Karakteristik pekerjaan itu sendiri.

e.       Hubungan antara karakter pekerjaan dan kecelakaan kerja, Kecepatan kerja (paced work), pekerjaan yang dilakukan secara berulang (short-cycle repetitive work), pekerjaan-pekerjaan yang harus diawali dengan “pemanasan prosedural”, beban kerja (workload), dan lamanya sebuah pekerjaan dilakukan (workhours) adalah beberapa karakteristik pekerjaan yang dimaksud.

f.       Penyebab-penyebab di atas bisa terjadi secara tunggal, simultan, maupun dalam sebuah rangkain sebab-akibat (cause consequences chain)

( penyebab-kecelakaan-kerja http://tuloe.wordpress.com/2010/02/20/ /,di akses pada tanggal 11 juni 2012).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar