Senin, 02 Oktober 2023

Teori Kecelakaan kerja

 

Teori kecelakaan kerja yang terkenal adalah teori Domino yang dikemukakan oleh Heinrich. Teori Domino digambarkan seperti dibawah ini :

               


                       Gambar 2.1 Domino Berjajar Tegak

 Keterangan:

a.       Hereditas (keturunan)

      Misalnya:

1)      Keras kepala

2)      Pengetahuan lingkungan jelek

      Karena hal tersebut diatas akhirnya kurang hati-hati dan akibatnya akan terjadi kecelakaan.

b.      Kesalahan manusia

      Kelemahan sifat perseorangan yang menunjang terjadinya kecelakaan.

Misalnya :

1)      Kurang pendidikan

2)      Angkuh

3)      Cacat fisik atau mental

Karena sifat diatas, timbul kecenderungan kesalahan dalam kerja yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan.

c.       Perbuatan salah karena kondisi bahaya (tak aman)

      Misalnya:

1)      Secara fisik/mekanik meninggalkan alat pengaman

2)      Pencahayaan tidak memadai

3)      Mesin sudah tua

4)      Mesin tidak ada pelindungnya

d.      Kesalahan (accident)

      Misalnya:

1)      Akan menimpa pekerja

2)      Mengakibatkan kecelakaan orang lain (termasuk keluarganya)

e.       Dampak kerugian

      Misalnya:

1)      Pekerja: luka, cacat, tidak mampu bekerja atau meninggal dunia

2)      Supervisor: kerugian biaya langsung dan tak langsung

3)      Konsumen: pesanan tertunda dan barang terjadi langka

 ( Santoso, 2004:4)

Apabila salah satu jatuh, maka akan mengenai semua, akhirnya sama-sama jatuh (sesuai arah panah, lihat gambar 2.2)

 

                                


                                  Gambar 2.2 Domino Jatuh Semua

Untuk mengatasi agar yang lainnya tidak berjatuhan, salah satu domino misalnya no. 3 harus diambil. (lihat gambar 2.3). Dengan demikian kecelakaan kerja yang lain dapat di hindari. Hal tersebut juga merupakan pencegahan kecelakaan. ( Santoso, 2004:4)

                       


                  Gambar 2.3 Domino (bagian) Yang Rentan Diambil

Menurut Heinrich, ditempat kerja dimana kecelakaan terjadi banyak terdapat kondisi tidak aman dan banyak tindakan tidak aman dilakukan (Kardjono, 1984:5)  

Menurut Frank E.Bird Petersen bahwa dalam penerapan teori Heinrich terdapat kesalahan prinsipil. Orang terpaku pada pengambilan salah satu domino yang seolah-olah menanggulangi penyebab utama kecelakaan, yakni kondisi atau perbuatan tak aman. Tetapi mereka lupa untuk menelusuri sumber yang mengakibatkan kecelakaan. Frank E. Bird Petersen mengadakan modifikasi dari teori Domino Heinrich dengan menggunakan teori manajemen, yang intinya sebagai berikut :

 

I.                   Manajemen  ­­­­­→ Kurang control

                      

II.                Sumber        → Penyebab utama

                                 

III.             Gejala      → Penyebab langsung (praktek dibawah standar)

                                 

IV.             Kontak    → Peristiwa (kondisi di bawah standar)

                                 

V.                Kerugian → Gangguan (tubuh maupun harta benda)

               (Santoso , 2004:6)

Usaha pencegahan kecelakaan kerja hanya berhasil apabila dimulai dari memperbaiki manajemen tentang keselamatan dan kesehatan kerja, kemudian praktek dan kondisi di bawah standar merupakan penyebab utama akibat kesalahan manajemen. Disebutkan pula, bahwa setiap 1 kecelakaan  berat akan disertai 10 kecelakaan ringan, 30 kecelakaan harta benda, dan 600 kejadian lainnya yang hampir celaka. ( Santoso , 2004:6). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar